Powered By Blogger

Rabu, 21 Agustus 2013

Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Versus Korea Selatan

Perang Korea Utara-China VS Korea Selatan-Amerika

Mike Portal | Situasi di Semanjung Korea nampaknya semakin mencemaskan Amerika Serikat dan sekutunya Korea Selatan. Akankah Amerika dan China terlibat kembali dalam konflik bersenjata sebagaimana terjadi pada era 1950-1953? Ketika itu, Korea Utara dengan bantuan sepenuhnya dari China, mencoba menggempur pertahanan Korea Selatan yang didukung Amerika Serikat.

Namun ketika itu, dengan dukungan militer Amerika, Korea Selatan berhasil memukul mundur Korea Utara ke Sungai Jalu, sehingga China tidak bisa lain menerima kondisi statusquo yang terjadi.Padahal waktu itu, Panglima Perang Amerika di Asia Pasifik Jenderal McArthur sebenarnya bernafsu untuk menghabisi China sampai ke negaranya sendiri. Hanya saja, Presiden Harry Truman menolak gagasan gila-gilaan McArthur karena bisa memicu perang dunia ketiga.

Meski demikian, gencatan senjata Korea Selatan dan Korea Utara tersebut bukan berarti tercapainya perdamaian kedua korea. Sewaktu-waktu, dengan dipicu oleh isu yang cukup sensitif,kedua korea tersebut setiap saat bisa kembali ke medan perang untuk saling menghancurkan.

Inilah yang terjadi ketika Korea Utara secara sepihak melakukan uji coba senjumlah senjata rudalnya. Bahkan bukan itu saja, Korea Utara juga menguji coba bom nuklirnya, sehingga memicu kecaman Dewan Keamanan Nasional.

Korea Utara sepertinya cukup kesal dengan bergabungnya militer Korea Selatan dalam prakarsa keamanan proliferasi atau Proliferation Security Initiative (PSI) yang disponsori Amerika Serikat. Melalui payung PSI ini, Korea Selatan berhak mencegat kapal-kapal Korea Utara yang diduga membawa bahan-bahan persenjataan nuklir dan rudal.

Menurut dalih Korea Selatan, kebijakan PSI ini terpaksa ditempuh karena militer Korea Utara menolak untuk menghentikan pengembangan teknologi nuklir dan rudalnya.

Eskalasi konflik bersenjata di Semenanjung Korea ini tentu saja mencemaskan Amerika, khususnya Menteri Pertahanan Robert Gates. Karena ketika kedua Korea saling baku tembak di medan perang, berarti Amerika dan China akan kembali ikut campur dalam perang kedua Korea tersebut.

Dalam skenario terselubung Amerika untuk mengadu-domba China dan Rusia sebagai musuh besar Negara Paman Sam tersebut, ketidakstabilan di Semanjang Korea jelas bisa merusak agenda besar Amerika untuk menata-ulang hegemoninya di seluruh dunia di era pasca Presiden George W. Bush.

Karena itu berarti, Amerika akan terkuras energinya dalam pertarungan terbuka Korea Selatan dan Korea Utara, sehingga gagal menjalankan agenda strategisnya yang lebih besar.

Padahal, dalan skenario Obama yang dirancang oleh Zbigniew Brzezinski, Amerika secara bertahapa harus menggalang kembali kerjasama dengan China untuk membendung pengaruh Rusia. Dengan terjadinya konflik di Semenanjung Korea, yang terjadi justru kembali menguatnya kemungkinan konflik bersenjata Amerika versus China.

Berikut kami paparkan kekuatan riil militer kedua Korea berdasarkan data dari The Military Balance 2009.

Seberapa Kuat Angkatan Bersenjata Korea Utara?

Lumayan hebat juga untuk ukuran negara sedang berkembang. Korea Utara memiliki tentara aktif sebesar 1.106.000(satu juta seratus enam ribu) orang. Tentara cadangan sekitar 4700.000(empat juta tujuhratus ribu) orang.

Lalu bagaimana dengan kekuatan riil angkatan daratnya? Menurut informasi yang bisa dipercaya, Korea Utara memiliki 3500(tiga ribu limaratus) tank. Senjata lain sekitar 3060(tiga ribu enampuluh ribu), artileri sejumlah 17.900(tujuhbelas ribu sembilan ratus), dan Helikopter sampai sejauh ini tidak ada catatan yang cukup akurat berapa persisnya. Namun diperkirakan berkisar antara 500 sampai 800.

Angkatan Laut, Korea Utara memiliki kapal selam 63, frigat 3, dan kapal Amphibi sejumlah 261.

Angkatan Udara Korea Utara pun ternyata cukup luarbiasa, dan wajar jika Amerika cukup cemas dibuatnya. Korea Utara memiliki pesawat pembom sekitar 80 buah. Jet tempur 440, pesawat transportasi 215.Dan Helikopter sebanyak 302.

Seberapa Kuat Angkatan Bersenjata Korea Selatan?

Untuk tentara aktif, Korea Selatan punya tentara aktif sebesar 687.000(enamratus delapanpuluh ribu) orang, jadi ebih sedikit dibanding Korea Utara. Tentara cadangan Korea Selatan sebesar 4500.000(empat juta limaratus ribu) orang.

Angkatan Daratnya, Korea Selatan punya 2330 tank, senjata lain sejumlah 4520, artileri sebesar 10.774, dan helikopter 418.

Kekuatan Angkatan lautnya, Korea Selatan punya kapal selam 12. Jauh lebih kecil dibanding Korea Utara. Frigat 9, lebih besar dari Korea Utara. Dan kapal Amphibi 48. Ini sebenarnya cukup mengejutkan, karena Korea Selatan jauh ketinggalan dibanding Korea Utara yang berhaluan komunis itu.

Bagaimana dengan angkatan udara? Korea Selatan jumlah jet tempurnya cukup berimbang dengan korea Utara yaitu 468. Pesawat transportasi sejumlah 33. Yang ini Korea sangat ketinggalan jauh dibanding Korea Utara. Begitu juga helikopter, Korea Selatan hanya punya 159.

Penduduk Korea Selatan berjumlah 46,5 juta, Korea Utara berjumlah 22,7 juta.


Read more: Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Versus Korea Selatan | Mike Portal 

F-35 Kanada Untuk Mengatasi Kemungkinan Ancaman Perang dengan China

China - Canada

Mike Portal | Pendapat yang menyatakan bahwa Kanada suatu hari nanti memerlukan jet tempur siluman F-35 untuk mengatasi ancaman dari China sepertinya memang sedikit sekali yang membahasnya. Belum jelas apakah Kanada memang memiliki risiko konflik dengan China atau pendapat tesebut cuma omong kosong belaka.

Beberapa kemungkinan sebenarnya telah muncul ke permukaan, bahwa China dan Kanada mungkin akan berselisih pada tahun 2030 atau 2040, hal ini ditertawakan oleh banyak pihak. Karena, setelah apa yang berjalan selama ini antara China dan Kanada, dengan begitu banyak kepentingan ekonomi yang saling melengkapi, cukup menjadi alasan bahwa kedua negara tersebut memang berteman baik. Ditambah lagi dengan adanya kunjungan Perdana Menteri Kanada Stephen Harper ke Beijing pada bulan Februari lalu yang semakin menambah erat hubungan kerjasama kedua belah pihak.

F35 Aircraft - United States

Pendapat yang mengatakan bahwa China adalah ancaman yang serius bagi Kanada itu adalah pendapat yang "bodoh" dan tidak beralasan. Kenyataannya selama ini China adalah mitra dagang yang penting bagi Kanada. Tapi baru-baru ini memang terjadi serangan cyber pada institusi keamanan Kanada. Seorang sumber di institusi keamanan Kanada beberapa hari lalu mengatakan bahwa hacker dari China telah berusaha untuk menyerang komputer militer, pemerintah dan bisnis milik Kanada. Meskipun dunia kini mengakui bahwa China terus mengembangkan teknologi perang cyber-nya, tapi secara resmi tak seorang pun di pemerintahan Kanada yang menyatakan bahwa China memang secara teratur "menguji" pertahanan dunia maya Kanada.

Di lain tindakan, China mengirimkan sebuah kapal penjelajah es (icebreaker)- Red-Hulled Xue Long atau Naga Salju - ke perairan Kanada di samudera Arktik. Lain dari apa yang akan terjadi, China akan banyak memiliki kapal seperti ini pada 2014 nanti.
'Pengembangan kekuatan China di Arktik dan konflik perbatasan maritim China dengan negara-negara sekutu AS dan Kanada dapat dijadikan alasan akan adanya kemungkinan perang antara China dengan Kanada atau AS'
Tujuan dari kapal Xue Long dan kapal pengiringnya adalah untuk "penelitian". Tapi para pengamat meyakini tujuan tersebut adalah untuk membangun kekuatan di Kutub Utara, yang dianggap China sebagai "International Lake" milik semua orang yang belum dimanfaatkan. Sementara itu, rencana Kanada untuk membuat kapal penjelajah es tidak kunjung menemui kepastian.

Kanada memang adalah negara Pasifk dan juga negara Arktik, tetapi sebagian besar publik Kanada tidak menyadari minat China untuk membangun kekuatan di Arktik. Mereka juga tidak tahu banyak tentang peningkatan besar yang terjadi pada anggaran militer China atau tidak tahu kalau saaat ini China telah mengembangkan jet tempur generasi kelima - Chengdu J-20 - yang terlihat mirip F-35.

Kapal Xue Long China

Hal lainnya juga tidak begitu naif. Dalam headline bulan lalu, majalah The Economist menghitung anggaran militer China yang awalnya kecil telah mengalami peningkatan yang signifikan (bertambah 2 digit) selama beberapa dekade terakhir, dan besar kemungkinan akan mengambil alih posisi AS dalam pengeluaran pertahanan. Pengeluaran anggaran militer China yang besar mencakup pengadaan armada kapal induk dan kapal selam nuklir yang mampu berkeliaran di pasifik.

Selain jet tempur yang masih "tersembunyi", China juga secara signifikan telah mengembangkan kemampuan perang cyber mereka dan rudal jarak jauh anti kapal. Saat ini kapal-kapal perang China telah menancapkan kekuatannya di laut Mediterania dan sebuah kapal induk mereka telah memulai uji laut beberapa minggu lalau di Laut China Selatan. Juga sebuah peluncur rudal raksasa China juga muncul dalam parade militer di Pyongyang (Korut) baru-baru ini.

Selama beberapa bulan terakhir, Korea Selatan, Jepang dan Filipina memiliki sengketa maritim yang berpotensi mengarah ke konflik "body to body" dengan China. China mengklaim wilayah laut yang melibatkan enam negara di pasifik tersebut adalah milik mereka. Amerika Serikat saat ini sangat khawatir dengan perkembangan kekuatan militer China yang begitu pesat.

Pengembangan kekuatan China di Arktik dan konflik perbatasan maritim China dengan negara-negara sekutu AS dan Kanada dapat dijadikan alasan akan adanya kemungkinan perang antara China dengan Kanada atau AS. Jauh sebelum hal tersebut terjadi, militer Kanada sebaiknya segera mendapatkan peralatan perang terbaik. Sampai saat ini, perbincangan-perbincangan pertahanan di Kanada hampir semua mengulas tentang jet tempur siluman F-35. Apakah F-35 memang cocok secara teknologi dan biaya, yang kita semua tahu F-35 memiliki "harga selangit" yang dapat membuat keuangan melorot, dan apakah masyarakat Kanada setuju dengan program pengadaan F-35.

Itu adalah pertanyaan yang penting. Sampai saat ini, butuh atau tidaknya Kanada akan F-35 masih menjadi topik yang paling sering diperbincangkan. Bagian dari perbincangan-perbincangan tersebut juga mengangkat perihal prospek masa depan hubungan Kanada dengan China atau dengan negara lain. Jawaban sementara atas hipotesis-hipotesis tersebut adalah Kanada membutuhkan F-35. Tapi mengingat biaya yang sangat tinggi, hal ini mungkin akan menjadi konflik dalam negeri bagi Kanada.

Ketika Kanada 32 tahun lalu membeli sekitar 138 pesawat tempur F-18s, tak seorang pun menduga bahwa pesawat-pesawat tempur F-18s tersebut akan Kanada gunakan dalam kampanye - serangan, pengintaian dll - udara di Balkan, Irak dan Libya. Apapun jet tempur terbaru Kanada, itu pasti diandalkan bukan hanya untuk patroli di wilayah kedaulatannya, setidaknya inilah yang terjadi selama setengah abad terakhir.


Read more: F-35 Kanada Untuk Mengatasi Kemungkinan Ancaman Perang dengan China | Mike Portal 

Kekuatan Militer Terkuat Dunia Tahun 2012

Dengan kekuatan militer dan ekonomi yang kuat, suatu negara mampu memberikan pengaruh kepada negara sekitar dan bahkan dunia, semua negara segan dan tak berani macam-macam.
Berikut daftarnya..

1. Amerika Serikat


Dunia sudah mengenal bagaimana kekuatan negara Adidaya satu ini, pemilik ekonomi terbesar di dunia. Setelah runtuhnya Uni Soviet sebagai salah satu Adidaya ,Amerika dengan penduduk 300 juta lebih menjadi satu-satunya negara Adidaya di dunia tanpa saingan. Amerika memiliki angkatan Laut dan Udara terkuat dunia (kuantitatif), yaitu sebanyak 1,559 Angkatan Laut dan sebanyak 18,169 Mesin perang angkatan udara. Amerika memiliki 1,3 Juta Personil aktif dalam militer, selain itu Amerika juga negara produksi senjata terbesar di dunia.

2. Rusia


Satu lagi negara dengan luas wilayah terbesar di dunia, terbentang dari Eropa, Asia dan belahan utara. Negara dengan jumlah penduduk  sekitar 160 juta jiwa ini memiliki  jumlah senjata darat terbanyak didunia yaitu sejumlah 79,985.  22.800 adalah Tank. Russia memiliki total sebanyak 526 Mesin Perang Angkatan Laut dan memiliki 3,888 angkatan udara. Kekuatan Rusia tidak sehebat pendahulunya Uni Soviet yang memiliki banyak Kapal Induk, sekarang Rusia hanya memiliki kapal indul satu satunya Admiral Kuznetsov dan sebagian besar Alutsistanya peninggalan era soviet, perlahan dibawah komando Vladimir Putin. Rusia mengejar titel “Adidaya” nya lagi.

3. China


Negara dengan jumlah penduduk paling banyak di bumi, juga negara dengan personil militer terbanyak di dunia, yakni sekitar 2,2 Juta Personil. Perlahan kekuatan ekonomi China terus mengekor dibelakang Amerika, dan memiliki kesempatan besar menjadi negara Adidaya baru. China memiliki senjata darat berjumlah 31,300 dan 8,200 diantaranya adalah Tank. Memiliki 1,900 mesin perang angkatan udara, dan juga sebanyak 760 mesin perang angkatan laut. dan yang lebih menakutkan dari China, adalah rata-rata orang disana yang masuk umur mampu militer adalah 20 Juta tiap tahunnya. sampai sekarang China (PLA) belum pernah kalah dalam perang, dalam perang Korea, China melawan Amerika berakhir seimbang.

BAGAIMANA DENGAN INDONESIA?

Disebuah situs yang menyajikan informasi mengenai kekuatan militer negara-negara di dunia , Global Fire Power, Indonesia ternyata mendapat kedudukan di 20 besar militer terkuat. Tepatnya di urutan 18 (Turun 5 peringkat sejak tahun 2010). Dan di ASEAN, Indonesia meraih peringkat ke-1. Disertai kabar gembira dari dunia militer kita setelah KOPASSUS mendapat peringkat 3 dunia untuk pasukan khusus terbaik.

Berikut urutan 20 besar negara terkuat dari segi militer menurut Globalfirepower

  1. Amerika
  2. Rusia
  3. China
  4. India
  5. Inggris
  6. Turki
  7. Korea Selatan
  8. Prancis
  9. Jepang
  10. Israel
  11. Brasil
  12. Iran
  13. Jerman
  14. Taiwan
  15. Pakistan
  16. Mesir
  17. Italia
  18. Indonesia
  19. Thailand
  20. Ukraina

Sementara negara-negara tetangga berada di :

  • Philipina (ke-23)
  • Australia (ke-24)
  • Malaysia (ke-27)
  • Singapura (ke-41)

Walaupun alutsista negeri ini gak minim sekali. Tapi dari segi kekuatan keseluruhan Indonesia mendapat posisi terkuat di ASEAN. Tak salah, jika dalam sebuah berita online, seorang pejabat negara (saya lupa negara mana), mengatakan bahwa jika seluruh kekuatan militer yang dimiliki Indonesia dikerahkan, maka akan 'sangat berbahaya' bagi negara-negara ASEAN.

Read more: Kekuatan Militer Terkuat Dunia Tahun 2012 | Mike Portal 

Bendera Dirobek, Jepang-China Tegang

Japan and China

"Bendera nasional menunjukkan martabat suatu negara," kata Menteri Luar Negeri Jepang, Koichiro Gemba. "Ini prinsip hukum internasional yang harus Anda hormati."

Perobekan bendera Jepang dari mobil diplomatik yang tengah membawa Dubes Jepang di China, Senin (27/8) kemarin, seperti mengipasi ketegangan antara Negeri Sakura dengan Negeri Tirai Bambu. Menteri Luar Negeri Jepang, Koichiro Gemba menyebut insiden ini sebagai 'sangat disesalkan'.

Insiden bendera merupakan salah satu buntut dari demonstrasi anti-Jepang yang kian mewabah di China, berkaitan dengan sebuah pulau di Laut Timur China, yang di China disebut sebagai Pulau Diaoyu, atau Pulau Senkaku (sebutan di Jepang). "Bendera nasional menunjukkan martabat suatu negara," kata Gemba kepada wartawan di Tokyo, Selasa (28/8) ini, "Ini prinsip hukum internasional yang harus Anda hormati."

Gemba akan mengirim utusan untuk menyampaikan surat protes kepada Presiden China Hu Jintao. "Tokyo protes keras dan menuntut langkah-langkah pencegahan, serta penyelidikan atas kasus itu," katanya. Dia menolak menguraikan isi surat itu, tapi ia menegaskan surat itu merupakan kesempatan baik untuk mengatasi hubungan yang telah memburuk.

Menurut kedutaan Jepang, Duta Besar Jepang untuk Beijing, Uichiro Niwa tidak terluka, dan mobil diplomatiknya pun tidak rusak.

Di China, kendaraan diberi pelat nomor khusus, tetapi hanya mobil duta besar yang lazimnya membawa bendera nasional.

Gemba menyatakan Beijing akan mencoba melacak orang yang menjambret bendera dari mobil diplomatik. nya. "China memberitahu kami bahwa mereka akan menangani kasus ini secara ketat, dan mereka akan mengambil tindakan untuk menjamin keamanan warga dan perusahaan Jepang di Cina."

Wakil Menteri Luar Negeri Jepang, Tsuyoshi Yamaguchi diperkirakan akan berangkat ke Beijing Selasa (28/8) ini dan menyampaikan surat dari Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda kepada Hu.

Ketegangan antara Jepang dan China meletik awal bulan ini setelah para aktivis pro-Beijing mendarat di salah satu pulau yang disengketakan, yang dikuasai oleh Jepang. Mereka ditangkap oleh pemerintah Jepang dan dideportasi.

Ribuan warga Tionghoa telah memprotes selama dua pekan terakhir, di 20 kota. Unit usaha Jepang, restoran dan mobil-mobil Jepang menjadi sasaran kemarahan warga China di beberapa kota.

Read more: Bendera Dirobek, Jepang-China Tegang | Mike Portal 

Taiwan dan Jepang Saling Menyerang di Perairan Pulau Sengketa

Taiwan Jepang Saling Serang Menggunakan Water Cannon

Mike Portal | Kapal-kapal penjaga pantai Jepang menembakkan meriam air untuk mengusir 40 kapal nelayan delapan kapal penjaga pantai Taiwan dari perairan Kepulauan Senkaku yang diklaim Jepang sebagai wilayah kedaulatannya, Selasa (25/9/2012).

Hal ini disampaikan Sekretaris Kabinet Jepang Osamu Fujimura. Setelah dihantam tembakan meriam air, kapal-kapal Taiwan dilaporkan sudah keluar dari perairan Jepang.

Televisi Jepang NHK menyajikan gambar saat sebuah kapal penjaga pantai Jepang menembakkan meriam airnya ke arah sebuah kapal nelayan Taiwan.

Melihat ini, sebuah kapal penjaga pantai Taiwan juga menembakkan meriam airnya ke arah kapal Jepang sebagai balasan.

Sejumlah pengamat menilai 'baku tembak' yang tak terduga ini berpotensi untuk memanaskan situasi di kawasan itu meski kedua negara bersepakat untuk mendinginkan situasi.

Jepang kemudian mengajukan protes resmi kepada Taiwan sehari setelah protes serupa kepada China setelah kapal-kapal negeri itu memasuki 'wilayah' perairan Jepang.

"Pemerintah sudah mengajukan protes resmi kepada pemerintah Taiwan," kata Fujimura dalam sebuahn jumpa pers.

"Pemerintah Jepang menilai masalah ini harus diselesaikan dalam konteks memperhatikan hubungan baik antara Jepang dan Taiwan. Kami akan menyelesaikan masalah ini dengan tenang," tandas Fujimura.

Taiwan sebenarnya memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Jepang. Namun kedua negara sudah lama berselisih paham soal hak mencari ikan di kawasan sengketa itu.

China dan Taiwan sama-sama berpendapat mereka mewarisi sejarah kedaulatan China atas peraiaran dan kepulauan yang kini menjadi sengketa.



Read more: Taiwan dan Jepang Saling Menyerang di Perairan Pulau Sengketa | Mike Portal 

Perang Kata-kata China dan Jepang di Sidang PBB

China - Jepang Pulau Sengketa Diaoyu / Senkaku

Mike Portal | Perang kata-kata antara China dan Jepang makin panas, bahkan mulai kasar, terkait ketegangan soal kepulauan yang mereka perebutkan. China menuduh Jepang telah ”mencuri” dan memakai ”logika perampok”.

Perdebatan panas kedua negara itu terjadi di ajang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, AS, Kamis (27/9). Dalam pidatonya, Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi secara terang-terangan menuduh Jepang telah ”mencuri” kepulauan di kawasan Laut China Timur yang oleh China dinamakan Diaoyu.

”Sejumlah langkah yang diambil Jepang benar-benar ilegal dan tidak sah. Dengan cara apa pun, mereka tak bisa mengubah fakta sejarah bahwa Jepang telah mencuri Diaoyu dan pulau-pulau yang terkait dengan China dan fakta bahwa China memiliki kedaulatan teritorial atas wilayah itu,” kata Yang di hadapan sidang.

Jepang dan China telah bersengketa soal kepulauan, yang disebut Senkaku oleh Jepang, selama puluhan tahun. Ketegangan memuncak belakangan ini setelah pemerintah pusat Jepang memutuskan membeli tiga dari lima pulau di gugus kepulauan tersebut, dua pekan silam.

Sehari sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Yoshihiko Noda menegaskan, pihaknya tak akan berkompromi dalam soal kepulauan itu.

Jepang menyatakan, kepulauan itu menjadi wilayah Jepang secara sah pada tahun 1895. Namun, Yang menegaskan, waktu itu pihak Jepang telah memperdaya pemerintah Kekaisaran China di era Dinasti Qing untuk menyerahkan wilayah tersebut.

Yang juga menilai langkah Pemerintah Jepang tersebut sebagai pengingkaran atas kekalahan negara itu dalam Perang Dunia II, yang mengakhiri pendudukan Jepang atas China yang penuh dengan memori buruk.

Pernyataan Yang itu langsung ditanggapi Deputi Duta Besar Jepang untuk PBB, Kazuo Kodama. Ia mengatakan, tuduhan bahwa Jepang merebut kepulauan itu dari China sama sekali tak punya dasar logika.

Ungkit luka lama

Kodama juga mengatakan, mengungkit-ungkit luka lama terkait Perang Dunia II sama sekali ”tidak meyakinkan” dan ”tidak produktif”.

Duta Besar China untuk PBB, Li Baodong, langsung balik menuduh delegasi Jepang berusaha membelokkan sejarah dan mencari pembenaran atas agresi negara itu terhadap China. Li menyebut Jepang masih memiliki mental kolonial dan bahwa pembelian pulau-pulau itu oleh Jepang murni didasarkan pada ”logika perampok”.

Memanasnya hubungan dua raksasa ekonomi dunia ini membuat AS merasa perlu urun bicara. Departemen Luar Negeri AS mengingatkan agar kedua pihak menyelesaikan masalah ini dengan kepala dingin.

”Saya kira semua pemimpin Asia memahami bahwa kawasan ini (China dan Jepang) adalah kokpit perekonomian global. Saat AS masih dalam tahap pemulihan, dan Eropa masih mengalami perlambatan ekonomi yang mendalam, sangat penting bagi kita untuk mempertahankan perdamaian dan stabilitas di Asia,” tutur seorang pejabat senior Deplu AS.

Menlu AS Hillary Clinton juga dikabarkan menggelar pertemuan khusus dengan Menlu China di sebuah hotel di New York.

Dalam situasi serba tegang ini, Korea Selatan (Korsel) menambah panas suasana. Saat diwawancara Associated Press di sela- sela Sidang Majelis Umum PBB, Menlu Korsel Kim Sung-hwan menyatakan, Jepang perlu mendidik rakyatnya soal beberapa kejahatan yang telah dilakukan di era Perang Dunia II.

Seperti China, wilayah Korea juga pernah diduduki Jepang selama puluhan tahun sebelum Perang Dunia II. Korsel secara khusus juga bersengketa dengan Jepang soal kepemilikan kepulauan yang disebut Dokdo oleh Korsel atau Takeshima oleh Jepang.

”Saat Pemerintah Jepang mengklaim Dokdo sebagai wilayah mereka, rakyat Korea menganggap itu sebagai usaha Jepang untuk menginvasi wilayah kami lagi,” kata Kim.

Menurut dia, akar sejumlah sengketa teritorial yang memanas akhir-akhir ini adalah pengingkaran para politisi Jepang atas kejahatan perang negara itu dan kegagalan Jepang mendidik rakyatnya tentang masa lalu.

China dan Korsel saat ini sedang dalam proses pergantian kepemimpinan nasional masing- masing. Sementara pemerintahan Jepang di bawah Noda saat ini juga makin tak stabil dan pemilu diperkirakan segera digelar. Dalam situasi politik tersebut, semua pihak tidak ingin terlihat lemah di hadapan rakyat masing- masing.

Read more: Perang Kata-kata China dan Jepang di Sidang PBB | Mike Portal 

Tidak Lama Lagi, Perang Dunia ke-3 Akan Terjadi


Perang Dunia-3 (PD-3) meskipun semua kita tidak menghendakinya, dilain pihak para penguasa yang haus dengan kekuasaan terhadap kawasan regional dan global telah menciptakan benih-benih terjadinya PD-3 dalam waktu dekat ini.

Banyak sudah prediksi atau ekspektasi saat terjadinya PD-3 (peristiwa yang lebih mengerikan dari PD-1 dan PD-2) yang pada umumnya diprediksi akan terjadi pada tahun 2012. Ekspektasi tersebut bukan tanpa alasan sebab dapat dibuktikan secara logis berdasarkan perkembangan situasi politik, militer dan pengaruh ekonomi Global yang terjadi saat ini.

AS dan sekutunya. Tak heran, kini di Suriah sikap Rusia dan China adalah berkomitmen saling mengisi "kekuatan" mereka agar potensi AS dan sekutunya menuju cita-cita Globalisasi sedikitnya tidak semudah yang dibayangkan AS, NATO dan sekutu dekat AS.

Iran, telah mengirimkan 15 ribu pasukan elit dari divisi Quds untuk membantu tegaknya pemerintahan Suriah di bawah rezim Assad.

Rusia telah mengirimkan 36 kapal perang dan 120 pesawat tempur untuk Suriah dalam kontrak senilai $.550.000.000, sebagaimana dilaporkan oleh surat kabar Kommersant (24/1), mengutip sumber mereka pedagang senjata Rosoboronexport. Tentunya pemerintah Rusia menolak memberikan kebenaran berita tersebut karena sama halnya menentang terang-terangan embargo senjata yang diterapkan oleh PBB dan Uni Eropa terhadap Suriah.

Pasukan Suriah sendiri diberitakan telah berada pada posisi di perbatasan Israel. Meskipun tujuannya adalah untuk mengejar pasukan pembebasan suriah (FSA) namun posisi mereka di dataran tinggi Golan telah membuat Israel menyiapkan ratusan pasukan dan menebar ranjau-ranjau di perbatasan. Dalam prinsip hubungan internasional, menggelar pasukan dalam jumlah besar ke perbatasan negara lainnya dapat diartikan sebagai sebuah provokasi dan menantang.

Turki telah didesak oleh Uni Eropa agar dikeluarkan dari organisasi tersebut. Turki dianggap terlalu memanfaatkan organisasi itu untuk kepentingan politiknya ketimbang ekonominya terutama dalam memandang Israel sebagai musuh baru mereka, namun sebaliknya mulai merapat ke Iran.

China, telah memberikan signal pada AS bahwa mereka memiliki hubungan dengan Suriah dari era Hafiz al Assad (ayah Bashir al Assad). China berpendapat, Suriah adalah terminal dagang penting. Tentu China tidak akan melepas hancurnya Suriah begitu saja karena China melihat pemerintah Suriah yang baru nanti adalah berhaluan ke Barat.

Mesir, telah memperlihatkan sikap kurang bersahabat dengan Israel dan terindikasi menhancurkan perjanjian Camp David yang dirilis oleh mantan presdien Anwar Sadat, Jimy Carter dan Manachem Begin (1972). Banyak ekspektasi melihat bahwa usia perjanjian tersebut -dikaitkan dengan dominasi anti rezim Hosni Mobarak- akan segara tamat riwayatnya.

Rusia telah menegur Perancis akibat terlalu keras dan "berlebihan" menentang Rusia dalam sikapnya terhadap Suriah. Presiden Rusia Dimitri Medvedev sebagaimana dilansir dalam "Breaking News" Press TV (10/2) menulis ukuran besar betapa marahnya Rusia terhadap Sarkozi yang terus mengomel seperti Nyonya besar terhadap pembantu rumah tangganya yang berbuat salah.

India dan Pakistan akan terlibat perang rudal. India telah mendapat pasokan militer dari AS akan berada di atas angin karena unggul dalam kualitas teknologi. Sebaliknya Pakistan akan meminta bantuan Iran dan China serta Rusia.

Iraq kembali bergolak. Kelompok perlawanan yang hancur dalam pendudukan AS akan muncul kembali melawan pemerintahan bentukan AS. Kelompok perlawanan tersebut dari berbagai lapisan yang bertujuan menggulingkan pemerintahan bentukan AS.

Afghanistan kembali marak. Kelompok Al-Qaeda dan Taliban akan berjuang bersama-sama mengguling pemerintahan bentukan AS. Setalah itu antara Talbiban dan Al-qaeda akan terlibat "adu jotos" . Kondisi ini jelas memperburuk kawasan Pakistan, Iran, Irak dan Afghanistan sendiri.


Korea Utara jelas beraliansi dengan Suriah. Menurut Fidel Castro, AS cepat atau lambat pasti akan menyerang Korut. Israel menduga bahwa Korea Utara telah memberikan bantuan penting pada program rudal Iran dan Suriah.

Sikap Mesir kali ini lebih memihak kepada rezim Assad telah membuat opisisi Suriah dan Barat sedikit kuatir dengan Mesir. Baru-baru ini Mesir bahkan telah mengirimkan Dubesnya yang baru untuk Suriah yang memberi pesan secara implisit kepada dunia bahwa mereka mendukung eksistensi dengan Suriah. Hubungan historis penuh damai antara Mesir dan Suriah tidak diragukan lagi.

Libya kembali bergolak dimana pendukung setia Khadafi akan melakukan pembalasan.

Libanon akan membara kembali karena Israel akan menusuk dari Lebanon Utara untuk melumpuhkan perlawanan dendam melawan Hezbollah. Setelah itu Israel menganeksasi Suriah dengan alasan mengurangi determinasi Iran di kawasan tersebut.

Organisasi Al-Qaeda disusupkan ke Suriah untuk melakukan sabotase dan serangan terhadap legiun Iran dan Rusia.

Perancis akan melakukan peran penting di Suriah terutama sekali adalah corong AS dalam memberitakan informasi dan menciptakan kondisi sesuai "strategi khusus" dalam rencana penegakan Demokrasi untuk Suriah.

Negara-negara Arab terpecah karena tekanan dan pengaruh kelompok Ihwanul Muslimin yang meminta dukungan AS dalam mematahkan dominasi penguasa setempat. Demi eksistensi dan terjaminnya kekuasaan mereka, para pemimpin Arab setuju memberikan dukungan kepada Ikhwanul Muslimin dan AS.

Korea Utara dan Korea Selatan terlibat perang terbuka di Laut Kuning. China memainkan peranan pentng membela Korut. Korea Selatan kemungkinan besar akan kewalahan menghadapi tekanan hebat dari Korut dan China.'

Australia menebarkan teror di kawasan Asia Tenggara khususnya dengan Indonesia. Beberapa pulai terluar terpaksa diserahkan dengan alasan menjadi basis militer dan logisitik untuk membantu Korea Selatan dari terkaman China dan Korea Utara.

Melihat fakta dan data di atas, bersiap-siaplah menghadapi PD-3 karena PD-3 memang merupakan skenario yang dibuat oleh AS dalam program New World Order atau One World Goverment disebutkan di atas. Dengan program tersebut dapat dilihat eskalasi militer terjadi mulai dari Mediterania (Libya, Suriah, Lebanon, Iran) sampai ke Laut Cina Selatan (RRC, Korut dan Rusia) telah menjadi target AS untuk mewujudkan pemerintahan satu dunia (Globalisasi) melalui pengaruh politik dengan cara perang.

Sayangnya tujuan tersebut ternyata hanya menyengsarakan manusia di atas muka bumi akibat penggunaan senjata berteknologi tinggi. Tidak ada yang tersisa untuk dunia setelah itu. Maka tak heran Alber Einsten yang mengetahui persis dampak penggunaan teknologi nuklir untuk bererang hanya bisa memberi analisa singkatnya saja : "Saya tidak tahu dengan senjata apa Perang Dunia III akan dipertarungkan, tetapi Perang Dunia IV akan dipertarungkan dengan tongkat dan batu."

Jadi darimanakah awalnya PD-3 itu terjadi? Dari program NWO/ OWG (sebuah proyek dominasi politik dan ekonomi berbasis perang), ataukah karena semakin banyak negara-negara yang menentang kedigdayaan AS NATO dan Sekutu dekatnya?

Jangan-jangan inikah yang dimaksud oleh suku Maya, bahwa dunia akan "kiamat" pada tanggal 21/12/2012…? Semoga peprangan mematikan itu tidak akan pernah terjadi. Sulit membayangkan orang tua kita, anak-anak dan cucu serta saudara yang kita cintai menjadi korban sia-sia akibat kebuasan politik dan ekonomi pihak-pihak yang tamak dan rakus untuk kepentingan hedonisme semata.

Seandainya memang benar Perang Dunia ketiga terjadi, dunia seperti apa yg diharapkan oleh mereka ???
Klo menurut agan apa mungkin perang dunia ke 3 nnti bisa terjadi?

Read more: Tidak Lama Lagi, Perang Dunia ke-3 Akan Terjadi | Mike Portal